Dialog Tokoh Masyarakat & Panglima TNI Redakan Konflik Papua

Puteranegara Batubara, Jurnalis
Jum'at 06 September 2019 01:11 WIB
(Foto: Puspen TNI)
Share :

JAKARTA - Strategi pendekatan persuasif Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang melakukan dialog dengan para tokoh masyarakat, agama dan adat dinilai bersifar positif. Pasalnya, cara itu dapat meredakan tensi di Papua dan Papua Barat.

"Strategi Panglima TNI untuk berkantor di Papua hingga masa yang tidak ditentukan berbuah positif. Situasi di Papua berangsur pulih pasca-kerusuhan terakhir hari minggu lalu. Meski masalah Papua ruh nya masuk dalam ranah penegakkan hukum dan kamtibmas, namun apa yang dicapai hari ini tidak mungkin lepas dari peran Panglima TNI," kata Pengamat Intelijen, Pertahanan dan Keamanan Ngasiman Djoyonegoro, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Menurut dia, penyelesaian masalah di Papua tidak bisa hanya menggunakan pendekatan keamanan semata. Perlu kombinasi pendekatan pertahanan-kemanusiaan-kebudayaan.

"Hadirnya Panglima di sana sebagai bukti bahwa pemimpin tertinggi pertahanan Indonesia siap berdialog kapanpun dibutuhkan.

Ini menunjukkan bahwa Panglima TNI saat ini sangat memahami situasi yang berkembang di lapangan dan berkomitmen kuat untuk mempertahankan NKRI," ujar dia.

Di sisi lain, dia menjelaskan bahwa, di Papua, Panglima TNI memperkecil polarisasi politik lokal dengan membangun dialog dengan para tokoh agama dan tokoh-tokoh adat di Papua. Situasi yang berangsur kondusif di Papua tidak terlepas dari persoalan kecemburuan sosial, faktor budaya dan representasi politik di tingkat lokal yang belum berjalan dengan baik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya