Sementara itu, salah satu tersangka mengaku tidak menyangka aksinya menjadi viral. Karena selama beraksi tidak pernah ada petugas yang menegurnya.
"Saya engga nyangka, kalau akhirnya gini. Padahal ada Dishub juga, duduk-duduk di bawah jembatan, mereka lihat kita tapi enggak ditegur apa-apa," kata MI di Mapolsek Tanah Abang.
Diakui MI, aksi permintaan uang tersebut sebagai bentuk upah jasa karena mengatur jalan. Para tersangka pun berdalih tidak memaksa saat meminta uang.
"Sudah biasa, setiap hari Senin dan Kamis, kita pada datang kesini untuk memberikan jasa atur jalan. Kita engga maksa, seiklasnya saja," kata MI.
(Edi Hidayat)