Pembicaraan Damai Dibatalkan, Taliban: Akan Lebih Banyak Pasukan AS yang Tewas

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 09 September 2019 09:46 WIB
Tentara AS dan NATO menyelidiki lokasi serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 5 September 2019. (Foto: Reuters)
Share :

Di Washington, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan bahwa pembicaraan damai Afghanistan sedang dihentikan dan Washington tidak akan mengurangi dukungan militer AS untuk pasukan Afghanistan sampai yakin bahwa Taliban dapat menindaklanjuti komitmen yang signifikan.

Amerika Serikat telah memanggil utusan khususnya untuk Afghanistan, Zalmay Khalilzad untuk memetakan langkah yang akan diambil di masa depan. Dalam wawancara di acara "Fox News Sunday" Pompeo mengatakan bahwa saat ini pembicaraan damai dengan Taliban “untuk saat iuni sudah mati”.

BACA JUGA: Capai Kesepakatan dengan Taliban, AS Akan Tarik 5.400 Pasukannya dari Afghanistan

Trump telah lama ingin mengakhiri keterlibatan AS di Afghanistan bahkan sejak masa pencalonannya. Diplomat AS telah berbicara dengan perwakilan Taliban selama berbulan-bulan tentang rencana untuk menarik ribuan pasukan AS sebagai imbalan jaminan keamanan oleh Taliban.

Pekan lalu, AS dan Taliban telah menyepakati rancangan perjanjian damai yang dapat berujung pada penarikan pasukan AS dari perang terlama yang pernah mereka jalani itu. Saat ini terdapat 14.000 pasukan AS dan juga ribuan pasukan NATO lainnya di negara itu, 18 tahun setelah invasi oleh koalisi yang dipimpin AS serangan 11 September 2001 yang dilakukan al Qaeda ke AS.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya