Kedua slink dikaitkan ke dua stang motor. Sementara satu slink dikaitkan ke bagian belakang. Petugas yang memasang slink juga masih anak-anak.Terlihat keamanan diri sangat minim.
Keduanya meluncur dengan slink hanya hitungan detik sudah sampai ke sebrang sungai dengan selamat. Keduanya menyebrang seperti layaknya permainan flying fox. Di sebarang sungai sudah ada warga lain yang menunggu.
Keduanya diketahui menyebrang dari Batang Kumuh ke Desa Mondang Kumongo. Kedua desa itu dikelilingi oleh kebun sawit.
"Bukannya pemerintah tidak mau membuat jembatan. Tapi kalau kita buat itu menyalahi aturan. Karena daerah itu masuk dalam hutan lindung Mahato. Itu kawasan lindung loh, namanya hutan, tapi sudah berubah menjadi perkebunan sawit," tegasnya.