Aksi mahasiswa semakin brutal, tak hanya melempar air kemasan botol, mereka juga melempar batu ke arah polisi. Sempat diberikan beberapa kali peringatan agar massa tidak anarkis dan membubarkan diri, namun tidak diindahkan.
Polisi akhirnya mengeluarkan water canon, namun massa tetap berkumpul. Polisi kembali memberikan peringatan dengan menembakan gas air mata ke udara dan massa berlarian ke arah Gedung Sate dan Jalan Trunojoyo.
Polisi langsung melakukan barikade di dua arah dan membubarkan massa. Para mahasiswa menggelar aksi untuk menyuarakan penolakannya terhadap sejumlah rancangan undang-undang (RUU) KUHP, termasuk UU Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK).
Baca Juga: DPR & Presiden Sepakat Pasal Kontroversi di RKUHP Perlu Perbaikan
Dalam kejadian ini, sejumlah pers, mahasiswa, kelompok aksi unjuk rasa dan petugas kepolisian dikabarkan terluka. Polisi pun masih melakukan penjagaan di kawasan DPRD Provinsi Jawa Barat, meski massa aksi terlihat sudah ada yang membubarkan diri.
(Arief Setyadi )