Ditambahkan Reinhad Taki, perwakilan FACBK lainnya, mengenai pengesahan sejumlah RUU, juga telah ditunda oleh Presiden Jokowi. Ada empat RUU yang dianggap kontroversi, di antaranya RUU Minerba, RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan dan RUU Pertanahan. Pihaknya pun melihat aksi yang digelar seolah seolah ingin menyudutkan Presiden Jokowi.
"Jadi, tidak ada alasan lagi untuk melakukan mobilisasi massa baik yang mendukung dan menolak RUU tersebut. Kami khawatir provokasi yang dibuat segelintir orang akan mengacaukan situasi dan investasi serta perekonomian bisa terhambat," tuturnya.
Seperti diketahui, aksi mahasiswa terjadi di sejumlah wilayah. Seperti di Jakarta terjadi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta. Ada pula di Bandung di depan Gedung DPRD Jawa Barat. Aksi juga terjadi di Makassar, Sumatera Utara, Jawa Timur, dan sejumlah daerah lainnya.
(Arief Setyadi )