Tjahjo ingin pemda dan DPRD bisa menampung dan menerima setiap aspirasi para demonstran hingga kemudian mendiskusikan, mendialogkan, serta meneruskan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.
"Itu adalah tanggung jawab pemerintah daerah, termasuk DPRD," ujarnya.
Ia pun tak mempersoalkan adanya kerusakan fasilitas umum seperti pagar Pemprov Bengkulu yang jebol akibat aksi demonstrasi tersebut. Menurut dia, sejumlah tuntutan tersebut murni karena keinginan masyarakat yang diaspirasikan oleh mahasiswa.
"Hanya permasalahannya mahasiswa harus berani mengambil sikap kalau ada kepentingan kepentingan lain ikut serta. Itu harus fair. Apalagi sekarang sudah semakin modern, pakai CCTV pakai drone semua orang sudah tahu. Ini mahasiswa atau tidak, ini teriaknya apa," jelasnya.
(Edi Hidayat)