JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai polisi harus bertanggungjawab atas tuduhan mobil ambulans milik Pemprov DKI dan PMI membawa batu dan bensin pada saat kericuhan demonstrasi massa pelajar yang menolak RUU kontroversial, kemarin.
Informasi itu mulanya dicuitkan oleh akun Twitter resmi Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro. Akun medsos polisi itu menyebut lima ambulans diamankan di daerah Pejompongan, Jakarta Pusat, karena diduga membawa batu serta bensin.
Belakangan, polisi mengakui keliru atas insiden tersebut. Korps Bhayangkara menyebut ambulans dimaksud tidak membawa batu maupun bensin. Justru, benda-benda tersebut dibawa perusuh yang berlindung ke mobil ambulans saat tengah dikejar petugas ketika ricuh.
"Harus ada pertanggungjawaban," ujar Fadli Zon saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (26/9/2019).