Baca Juga: Polisi Akui Salah soal Ambulans, Dinkes DKI Jakarta Minta Nama Baiknya Dibersihkan
Diketahui, beberapa ambulans yang dituduh polisi membawa batu dan bensin merupakan milik Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Bahkan petugas medis di dalamnya diduga mendapat intimidasi dan menjadi bulan-bulanan polisi.
Polda Metro Jaya mengakui ada kekeliruan dalam peristiwa itu. Polisi menyebut ada anggapan di kalangan petugas di lapangan bahwa ambulans tersebut dimanfaatkan oleh para perusuh. Padahal kenyataannya tidak demikian.
Gubernur DKI Anies Baswedan meyakini ambulans dan petugas medis Pemprov DKI telah mengikuti standar operasional prosedur (SOP) dalam bertugas.
(Edi Hidayat)