MAKASSAR - Dicky Wahyudi (20), mahasiswa yang tertabrak kendaraan taktis polisi saat demonstrasi pada Jumat (27/9) di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Sulawesi Selatan menjalani operasi tahap pemulihan.
Mila Tamrin, kerabat yang menunggu Dicky di lobi Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina, mengatakan bahwa Dicky merupakan warga Jalan Kubis, Makassar. Dia anak tunggal dari pasangan Tamsil dan Nurbaeti.
"[Dicky] Sedang menjalani penanganan medis dari tim dokter. Sekarang menunggu lagi dioperasi, tidak tahu juga bagaimana, tapi Dicky dalam keadaan sadar," ujar Mila, Sabtu (28/9/2019.
Baca juga: 14 Polisi Korban Demo Mahasiswa Masih Dirawat di RS Polri
Baca juga: Faisal Sudah Bisa Bicara dan Tersenyum, tapi Ingatannya Belum Pulih
Menurut Mila pihak keluarga tidak tahu pasti kondisi Dicky. Sebelumnya, keluarga mengetahui informasi Dicky ditabrak mobil polisi dari video yang tersebat di media sosial.
Semenatra Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bosowa (Unibos), Ewaldo Aziz mengungkapkan bahwa Dicky mengalami luka dada remuk dan wajah memar.
"Kami BEM Fakultas Hukum akan senantiasa mengawal, karena menurut pihak rumah sakit, mahasiswa ini juga dipenuhi cairan gas air mata," kata Ewaldo.
Ia menjelaskan awal terjadinya mobil polisi menabrak Dicky. Saat itu sejumlah mahasiwa sedang berdemo di kawasan jembatan layang dan DPRD Sulsel, yang tak jauh dari kampus Unibos.
"Awalnya mahasiswa Unibos ikut aksi damai di depan kampus, Jalan Urip Sumoharjo. Unjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan DPR dan pemerintah, antara lain Revisi Undang-undang KPK," kata Ewaldo.