Setelah waktu salat Magrib, lanjut Ewaldi, ada kelompok massa demonstran yang provokatif. Bentrok dengan Kepolisian tidak terhindarkan.
Saat situasi ricuh, semua mahasiswa yang berkumpul di jalan dipukul mundur hingga ke depan Mal Nipah oleh polisi. Saat itu satu unit mobil baracuda polisi maju dan menabrak Dicky.
Kapolda Sulsel Irjen Guntur Laupe yang menjenguk Dicky sebelumnya mengatakan bahwa pada saat itu, polisi menembakkan gas air mata untuk memecah massa.
"Sebenarnya lampu dan rotator sama sirene (kendaraan) cukup besar. Situasi di lapangan juga lebih cepat dari yang bersangkutan itu," kata Guntur.
Ia menambahkan, selain Dicky, seorang tukang ojek juga tertabrak dan mengalami luka ringan.
"Kami berharap segera membaik," ujarnya.
(Rachmat Fahzry)