JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku mencatat total penyintas atau pengungsi pascagempa berkekuatan magnitudo 6,5 di Ambon, Maluku mencapai 247.239 jiwa. Mereka tersebar dari berbagai daerah.
"Dengan rincian Kabupaten Seram Bagian Barat 111.434 jiwa, Maluku Tengah 108.000 jiwa dan Kota Ambon 27.805." ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Minggu 29 September 2019.
Sementara itu, korban luka-luka di Maluku Tengah berjumlah 114 jiwa, Seram Bagian Barat 30 dan Kota Ambon 22. Di Kabupaten Seram Bagian Barat, 12 orang mengalami luka berat dan sisanya luka ringan.
"Jumlah korban meninggal bertambah 2 orang sehingga total meninggal hingga malam ini berjumlah 30 jiwa," ujarnya.
Baca Juga: 2.675 Rumah Rusak Akibat Gempa Maluku M6,5
Menurut Agus, ketiga wilayah terdampak telah menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi. Masing-masing wilayah menetapkan masa khusus tersebut selama 14 hari terhitung dari 26 September 2019 hingga 9 Oktober 2019.