JAKARTA - Masyarakat masih memilih untuk bertahan di pengungsian pascagempa magnitudo 6,5 mengguncang Ambon, Maluku. Hingga saat ini, total pengungsi mencapai 247.239 jiwa.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengaku kesulitan mensosialisasikan agar masyarakat mau kembali ke rumah.
"Melihat kondisi terkini, beberapa tantangan masih dihadapi dalam penanganan darurat. Salah satunya perlu upaya intensif untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk segera kembali ke rumah masing-masing," ucap Agus dalam keterangan tertulisnya, Minggu 29 September 2019.
Baca Juga: Pascagempa M6,5, Pemerintah Ambon Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari
Meskipun terdapat ratusan ribu masyarakat yang mengungsi, Agus mengungkapkan telah mengirimkan tim pendukung dalam manajemen posko, dan dukungan logistik. "Serta peralatan yang telah tiba di Maluku. Di sisi lain, TNI mengoperaasionalkan rumah sakit lapangan di Kampus Darussalam, Maluku Tengah," kata Agus.