JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengakui kepolisian telah memberikan uang duka Rp10 juta ke keluarga juru parkir, Maulana Suryadi yang meninggal saat demonstrasi di DPR, Senayan, Jakarta.
Menurut Argo, uang duka yang diberikan itu merupakan hal yang wajar. "Kalau seseorang memberikan uang duka kepada keluarga, boleh enggak? Ya udah, ini uang duka aja," katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/10/2019).
Baca Juga: Polisi: Juru Parkir Tewas saat Demo di DPR karena Sesak Napas
Argo memastikan, kematian Maulana alias Yadi meninggal lantaran sesak napas, dan hal itu berdasarkan pengakuan dari pihak keluarga. Menurut pihak keluarga, Yadi memang memiliki riwayat penyakit sesak napas.