Begini Kondisi Terkini 7 Gunung Api Aktif di Indonesia

Fadel Prayoga, Jurnalis
Senin 07 Oktober 2019 13:02 WIB
Ilustrasi (Okezone)
Share :

JAKARTA – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merilis laporan mingguan kondisi tujuh gunung api aktif di Indonesia sepanjang 30 September hingga 6 Oktober 2019. Ada beberapa gunung aktivitas kegempaannya meningkat.

Ada dua gunung sempat erupsi pada pekan lalu yakni Gunung Merapi di Yogyakarta-Jawa Tengah dan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung, seperti dilaporkan PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Senin (7/10/2019).

Berikut kondisi aktivitas tujuh gunung api aktif di Indonesia selama 30 September sampai 6 Oktober 2019:

1. Gunung Sinabung

Selama minggu lalu, gunung api di Karo, Sumatera Utara ini tidak terjadi erupsi baik efusif maupun eksplosif. Secara visual umumnya gunung tampak cerah, tertutup kabut, berawan, dan hujan. Asap kawah teramati berwarna putih tipis sampai tebal tekanan lemah sampai sedang mencapai ketinggian 500 meter di atas puncak.

Seismograf merekam 1 kali getaran banjir, 25 kali gempa hembusan, 1 kali gempa tornillo, 3 kali gempa low frequency, 2 kali gempa hybrid/fase banyak, 2 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa tektonik lokal, dan 12 kali gempa tektonik jauh.

2. Gunung Anak Krakatau

Pada minggu lalu, Gunung Anak Krakatau terjadi erupsi tipe letusan sebanyak 1 kali, yaitu letusan kecil secara visual kolom abu letusan tidak teramati dari Pos Pasauran, walaupun cuaca cerah dan tidak terdengar adanya dentuman.

Gunung Anak Krakatau (Dok BNPB)

Pengamatan visual menggunakan CCTV yang dipasang di lereng Anak Krakatau teramati hembusan asap putih tipis tekanan lemah mencapai ketinggian 25-50 m dari tepi kawah.

Seismograf merekam 1 kali gempa letusan, tremor menerus dengan amplitudo 1-9 mm, 3 kali gempa vulkanik dangkal, 8 kali gempa vulkanik dalam, dan 1 kali gempa tektonik jauh.

3. Gunung Tangkuban Parahu

Pada minggu lalu, gunung api di Jawa Barat ini tidak terjadi erupsi. Kegiatan vulkanik berupa hembusan uap putih tipis di Kawah Ratu mencapai ketinggian 20-150 m dari dasar kawah.

Seismograf merekam 185 kali gempa hembusan, 1 kali tremor harmonik, tremor menerus dengan amplitudo 0.5-3 mm, 5 kali gempa vulkanik dangkal, 2 kali gempa vulkanik dalam, dan 1 kali gempa tektonik jauh.

4. Gunung Slamet

Sampai minggu lalu, gunung api di Jawa Tengah ini peningkatan kegempaan belum diikuti oleh erupsi. Pengamatan visual selama minggu ini pada umumnya gunungapi terlihat jelas hingga tertutup kabut.

Embusan asap bertekanan lemah warna putih dan intensitas tipis dari kawah utama mencapai ketinggian maksimum 100 meter dari atas puncak. Seismograf merekam 4235 kali gempa hembusan dan tremor menerus dengan amplitudo 0.5-5 mm.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya