Ulama-Ulama Irak Lacurkan Gadis Muda dengan Modus Kawin Kontrak

, Jurnalis
Selasa 08 Oktober 2019 08:12 WIB
Ilustrasi Foto/Shutter Stock
Share :

Ia percaya bahwa ia memiliki alasan agama untuk perilakunya ini, "Jika seorang pria yang relijius mengatakan kepadamu bahwa kawin kontrak itu halal, maka itu tidak terhitung sebagai dosa." 

Aktivis hak-hak perempuan Yanar Mohammed, yang mengelola jaringan rumah perlindungan bagi perempuan di seluruh Irak, mengatakan bahwa gadis-gadis itu diperlakukan seperti "cendera mata" ketimbang manusia.

"Menggunakan cendera mata itu dengan cara-cara tertentu diperbolehkan. Akan tetapi keperawanan itu dijaga untuk penjualan besar yang akan dilakukan di masa depan," ujarnya. 'Penjualan besar' yang ia maksud adalah ikatan pernikahan.

Ketika keperawanan seorang gadis sudah hilang, maka ia dianggap tidak layak dinikahi dan bahkan berisiko dibunuh oleh keluarganya sendiri karena membawa aib bagi mereka. "Selalu para gadis dan perempuan yang harus membayar harganya," ujarnya.

Menjadi germo

Tim dokumenter kami merekam sembunyi-sembunyi pembicaraan dengan para ulama di mana mereka mengatakan bahwa mereka bersedia menyetok gadis-gadis muda.

Kami juga menggunakan testimoni seorang anak perempuan yang meduga keras bahwa dirinya dilacurkan oleh seorang ulama, yang pengakuannya didukung oleh sejumlah saksi lain.

Tim kami secara diam-diam merekam seorang ulama yang memperlihatkan kepada reporter kami - yang sedang menyamar - seorang perempuan yang ia dapatkan untuk tawaran kawin kontrak selama 24 jam. Pada dasarnya, ulama itu berlaku sebagai seorang germo.

Ketika reporter kami menolak untuk melakukan kawin kontrak, sang ulama menyarankan bahwa mungkin gadis yang lebih muda - yang masih remaja - lebih cocok, dan ia pun menawarkan salah satu di antaranya.

Skema eksploitasi 

Ghaith Tamimi adalah mantan ulama besar Syiah di Irak yang kini berada di pengasingan di London setelah lantang menyuarakan fundamentalisme.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya