SEMARANG - Seorang pengungsi akibat kerusuhan di Wamena Papua harus kehilangan janinnya akibat keguguran. Perempuan asal Kendal Jawa Tengah itu sebelumnya dikabarkan jatuh terpeleset.
Kepala Biro Kesra Provinsi Jateng, Imam Masykur mengatakan total warga Jawa Tengah yang berada di Wamena sebanyak 57 orang. Namun saat ini hanya menyisakan 30 warga yang masih bertahan.
Dia menambahkan, sebanyak 30 warga Jateng tersebut saat ini berada di lima pos pengungsian, yakni di Resimen Induk Kodam XVII Cenderawasih, Pangkalan TNI AU Silas Papare, Markas Batalyon 751 Jayapura, Masjid Al Aqsha Sentani, Lantamal X Jayapura.
"Semuanya sehat dan tidak ada yang mengeluh sakit. Cuma kemarin ada yang keguguran karena terpeleset di pos pengungsian, warga Kendal. Tapi dia sudah pulih," katanya, Senin (7/10/2019).
Dia mengatakan 57 warga Jateng yang berada di Wamena tersebut berasal dari beberapa daerah di Jateng, yakni Blora, Kendal, Kebumen, Tegal, Demak, Rembang, Pati, Batang, Sukoharjo dan paling banyak sembilan orang dari Surakarta.