MAKASSAR - Isak Ponda seorang pengungsi kerusuhan Wamena, meninggal dunia saat dalam perjalanan mengungsi dari Wamena ke Jayapura, Papua. Jenazahnya diterbangkan ke Makassar.
Jenazah disambut isak tangis oleh keluarga di Cargo Bandara Hasanuddin Makassar. Korban merupakan warga Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Mendagri: Pemerintahan di Wamena Sudah Berjalan Walaupun Belum Maksimal
Menurut cerita keluarga korban, almarhum meninggal saat dalam perjelanan mengungsi dari Wamena menuju Jayapura dengan mengendarai sepeda motor.
"Saat itu mau ke posko pengungsian mau daftar sebagai pengungsi yang ingin dipulangkan ke kampung halaman," kata tante korban, Selvina Lamba kepada Okezone, Selasa (8/10/2019).
Jenazah korban diangkut menggunakan pesawat komersil dari Jayapura menuju Makassar menggunakan peswat Lion Air.
Kedatangan Jenazah disambut dengan isak tangis keluarga yang sedari tadi menunggu di cargo Bandara Hasanuddin Makassar. Setelah tiba di Makassar, jenazah almarhum langsung dibawa ke Toraja menggunakan mobil ambulance.
Baca Juga: Siswa dan Guru di Wamena Mulai Masuk Sekolah, Diawali Bersih-Bersih
"Jadi almarhum mau naik pesawat hercules tapi saat menuju posko tongkonan di jayapura dia kecelakaan. Dia mau daftar sebagai pengungsi yang mau pulang kampung," jelas Selvina.
Usai tiba di Bandara Hasanuddin, jenazah korban langsung diberangkatkan ke kampung halaman tujuan Toraja.
(Fiddy Anggriawan )