Profil Arteria Dahlan di Wikipedia Berubah Jadi 'Tukang Bacot' Usai Maki Emil Salim

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Kamis 10 Oktober 2019 11:28 WIB
Arteria Dahlan (Dok Sindonews)
Share :

JAKARTA – Politikus PDI Perjuangan Arteria Dahlan menjadi sasaran serangan netizen atau warganet. Profilnya di laman Wikipedia diedit oleh warganet. Arteria ditulis sebagai tukang bacot dan politisi gila hormat.

Profil Arteria Dahlan di Wikipedia, dipantau Okezone, Kamis (10/10/2019) pagi, sempat diedit netizen dengan ditambahkan titel di depan namanya M.H.B.A.C.O.T.

Profil Arteria Dahlan berubah setelah heboh dirinya memaki-maki dan menunjuk ekonom kawakan Prof Emil Salim di program Mata Najwa episode ‘Ragu-Ragu Perppu’ yang ditayangkan sebuah stasiun televisi nasional, kemarin malam.

Arteria Dahlan yang mendukung Undang-Undang KPK berbedat keras dengan Emil Salim. Arteria emosi bahkan memotong penjelasan Emil Salim.

“Tidak boleh begitu Prof, saya yang di DPR saya yang tahu, mana Prof, sesat, ini namanya sesat," kata Arteria sambil setengah berdiri menunjuk-nunjuk Emil Salim.

Dalam laman Wikipedia tadi, profil anggota DPR itu tertulis:

“Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H.B.A.C.O.T adalah seorang tukang bacot pengacara dan politisi yang gila hormat di Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.Yak pokoknya buat keluarga beliau.. SABAR aja ya.. Gua yang bukan siapa-siapa aja malu apalagi kalian.. Sabar ya..

Namun, saat ini profil Arteria Dahlan di Wikipedia sudah kembali normal.

Sekarang tertulis “Arteria Dahlan, S.T., S.H., M.H. (lahir di Jakarta, 7 Juli 1975; umur 44 tahun) adalah seorang pengacara dan politisi Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).[1][2] Pada 23 Maret 2015 Arteria dilantik sebagai anggota DPR RI mewakili daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VI menggantikan Djarot Syaiful Hidayat yang ditunjuk sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk mendampingi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.[1]”

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya