“Kami memang masih terkendala surut air yang begitu jauh sehingga kapal bantuan tidak bisa merapat ke kapal yang kandas. Perbekalan harus dibawa melalui darat,” tuturnya.
Menurutnya, penyebab pasti kapal kandas belum diketahui. Mereka masih menunggu pemeriksaan terhadap nakhoda. Namun, pemeriksaan baru bisa dilakukan setelah kapal tiba di Tarakan.
Speed boat tersebut baru bisa bergeser ke tengah muara, saat air pasang sekira pukul 13.00 Wita. Namun, kapal tidak diizinkan meneruskan perjalanan ke Tanjung Selor lantaran KSOP masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
(Rizka Diputra)