Kompolnas Minta Intelijen Antisipasi Pergerakan Teroris Pasca-Penyerangan Wiranto

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Jum'at 11 Oktober 2019 05:04 WIB
Share :

JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) meminta tim intelijen dan Detasemen Khusus (Densus) 88 mengantisipasi pergerakan terorisme di Indonesia pasca-adanya penyerangan serta penusukan terhadap Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto.

‎"Diharapkan kepada Polri agar mengoptimalkan kembali kegiatan intelijen dan Densus 88/AT untuk mengantisipasi pergerakan kelompok teroris," kata Komisioner Kompolnas RI‎, Andrea H Poeloengan melalui pesan singkatnya kepada Okezone, Jumat (11/10/2019).

Andrea mewakili Kompolnas mengucapkan duka yang mendalam atas kejadian penyerangan terhadap Wiranto. Wiranto sendiri selain menjabat Menko Polhukam merupakan Ketua Kompolnas RI. Kompolnas juga menyampaikan duka terhadap korban lainnya yang turut ikut diserang oleh dua pelaku terduga teroris.

Andrea mengaku telah mendapatkan informasi bahwa penyerang Wiranto merupakan sepasang suami istri yakni, FA dan Syahril Alamsyah (Abu Rara). Kompolnos mengutuk tindakan keji pasangan tersebut.

"Tindakan keji yang dilakukan oleh sepasang Terduga Teroris ini (FA dan SA alias AR) sama sekali tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,"ucapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya