"Awalnya semenjak umur tiga tahun dia lumpuh tidak bisa berjalan, dan parahnya ini semenjak empat tahun terakhir," ujar Kholil, Senin (14/10/2019).
Baca juga: JK: Kemiskinan Tak Bisa Ditanggulangi Hanya dengan Subsidi
Kemudian Kholil juga mengatakan, beberapa hari lalu, korban sempat dibawa ke RSUD, namun saat itu keluarga memutuskan agar korban dibawa pulang, karena tidak ada biaya untuk berobat.
"Dokter memerintahkan untuk cuci darah, tapi karena tidak ada biaya, kami bawa pulang lagi," katanya.
Saat ini kondisi korban semakin parah, dan sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan untuk membantu korban. Bahkan hingga saat ini, korban mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten Merangin.
(Awaludin)