Namun, ia berharap pemerintah dapat membedakan antara kritik dan hinaan. Sehingga mampu bersikap tegas dalam menghadapi persoalan ujaran kebencian.
"Pemerintahan perlu tegas terhadap ujaran kebencian, tapi bukan anti kritik. Kritik dibutuhkan, tapi hinaan dan perpecah-belahan dari ujaran kebencian dan hasutan tidak boleh ditorelansi karena itu yang membuat bangsa kita rusak," ungkap Mahfud.
Baca Juga : Tim Densus 88 Kembali Menangkap Terduga Teroris di Cirebon
Mahfud menyebut, ada banyak faktor yang membuat seseorang mudah terperosok kasus ujaran kebencian. Untuk itu, ia mengajak kepada masyarakat untuk selalu bijak dalam mengambil sikap maupun tindakan yang justru menjurus kepada ujaran kebencian.
"Makanya semuanya harus mawas sendiri karena saat ini semuanya diawasi rakyat," tuturnya. (aky)
(Fetra Hariandja)