Kode Suap Bupati Indramayu : Uang Haram Disebut "Mangga yang Manis"

Arie Dwi Satrio, Jurnalis
Rabu 16 Oktober 2019 00:05 WIB
ilustrasi
Share :

JAKARTA ‎- Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan delapan orang saat menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Indramayu dan Cirebon, Jawa Barat, Senin 14 Oktober 2019, malam.

"Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK mengamankan 8 orang," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan saat menggelar konpers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2019), malam.

‎Adapun, delapan orang itu yakni, ‎Bupati Indramayu, Supendi; Kadis PUPR Indramayu, Omarsyah; Kabid Jalan Dinas PUPR Indramayu, Wempy Triyono; Staf di Dinas PUPR, FM; Sopir Bupati, SJ; Ajudan Bupati, HSY; pihak swasta, Carsa AS; serta Kades Bongas, K.

‎Basaria membeberkan kronologi tangkap tangan tersebut. Awalnya, operasi senyap tersebut digelar setelah ‎KPK menerima informasi adanya dugaan permintaan uang dari Bupati kepada rekanan terkait beberapa proyek yang dikerjakan oleh rekanan.

Dari bukti-bukti yang diterima KPK, pengusaha Carsa diduga beromunikasi dengan ajudan Bupati Indramayu untuk memberitahu bahwa uang suap akan diberikan melalui supir Supendi. Carsa meminta supir Bupati untuk bertemu di sebuah toko yang menjual mangga.

Carsa meminta supir Bupati untuk membawa motor yang joknya agak besar. Sebab, Carsa telah menyiapkan uang yang disamarkan bahasanya ‎menjadi 'mangga yang manis'. 'Mangga yang manis' diduga kode untuk mengganti bahasa uang suap.

Baca Juga : KPK Tetapkan Bupati Indramayu Tersangka Suap Proyek Jalan

‎"CAS meminta supir bupati untuk bertemu di toko penjual mangga di pasar dan menyampaikan bahwa ia sudah menyiapkan 'mangga yang manis' untuk Bupati. CAS juga meminta supir bupati untuk datang dengan motor yang memiliki bagasi di bawah jok untuk menaruh uang,"terangnya.

Se‎sampainya di lokasi yang dijanjikan, Staf Carsa kemudian menaruh uang dalam kresek hitam ke dalam jok motor supir bupati. Supir bupati kemudian mengantarkan uang ke rumah dinas bupati lewat pintu belakang.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya