MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mengaku prihatin dengan ditangkapnya Wali Kota Medan, Tengku Dzulmi Eldin, lewat operasi tangkap tangan yang digelar penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Edy, ia sudah sering mengingatkan para kepala daerah di Sumut, baik itu bupati maupun wali kota, untuk tidak korupsi atau pun menerima suap. Termasuk kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.
"Kalian kan tahu. Sudah sering saya ingatkan dia," ujarnya.
Baca Juga: KPK Tetapkan Wali Kota dan Kadis PUPR Medan Tersangka Suap
Meski begitu, Edy meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang tengah berjalan, dan tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah. Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kota Medan, mendoakan agar Eldin mampu menghadapi persoalan yang sedang membelitnya.
"Mari kita doakan bersama," ujarnya.