Sedangkan yang dibutuhkan oleh anak-anak adalah bermain. Di saat mereka ingin bermain, namun tidak ada lagi alat yang digunakan, maka gadget merupakan salah satu alat agar anak-anak bisa menemukan dunianya.
"Orangtua cuma bisa membatasi gadget tapi enggak bisa ngasih subsitusinya apa, sedangkan dunia anak memang dunia bermain, mereka bermain dan mereka enggak punya pilihan, mau apalagi?" terang Rio.
Padahal, Rio menilai kalau tidak semua penggunaan gadget pada anak-anak akan menimbulkan masalah, asalkan si anak idak menggunakannya hingga kecanduan, dan itu diperlukan kontrol dari orangtua.
Seperti diketahui, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat (Jabar) merawat ratusan anak yang mengalami gangguan jiwa, akibat kecanduan gadget atau gawai.
Hasil pemeriksaan tim medis menyatakan masalah kejiwaan yang dialami anak-anak ini disebakan penggunaan gawai yang berlebihan. Rata-rata pasien kecanduan mulai dari game online, browsing internet dan sejumlah aplikasi lainnya. (edi)
(Angkasa Yudhistira)