"Kalau kita lihat, dari tujuh pintu rumah kontrakan (berhimpitan) ini, ada tiga rumah yang atapnya terbengkas dan terbang karena helikopter itu terbang rendah," kata dia.
Hasil pendataan sementara, kerugian korban kurang lebih Rp3 juta. "Selain melakukan penyelidikan, kita juga berkoordinasi dengan Pak Camat dan RT setempat serta pemilik rumah terkait perbaikan kerusakan," tutup Abdullah.
(Qur'anul Hidayat)