Pertemuan Surya Paloh dan PKS Dinilai Redakan Tensi Politik Usai Pilpres 2019

Muhamad Rizky, Jurnalis
Jum'at 01 November 2019 14:04 WIB
Pertemuan Elite Nasdem dengan PKS di Markas PKS, Jakarta (foto: Twitter/@PKSejahtera)
Share :

JAKARTA - Analis Politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, pertemuan elite politik Partai Nasdem dan PKS beberapa hari lalu jangan cepat dinilai sebagai upaya membuat kekuatan politik baru.

Menurutnya pertemuan antar elite politik tersebut sudah semestinya dilakukan untuk mencegah terjadinya kebuntuan politik dan menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik.

Baca Juga: Nasdem Bertemu PKS, Zulhas: Tanda-Tanda Tuh 

"Dalam perspektif ini pertemuan elite politik justru menjadi hal yang lumrah dan wajar-wajar saja. Pertemuan elite politik antar partai jangan buru-buru dimaknai sebagai upaya membentuk poros kekuatan politik baru untuk kepentingan politik jangka pendek," kata Pangi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/11/2019).

 

Pangi menjelaskan, pertemuan seperti itu sangat dibutuhkan untuk meredakan ketegangan di tingkat akar rumput sebagai akibat residu politik dari kontestasi elektoral yang berlangsung sengit.

"Kader dan simpatisan membutuhkan contoh langsung dari para elitnya bagaimana harus bersikap pasca kompetisi, di mana kedewasaan politik harus diaplikasikan dan persatuan harus diutamakan," ungkapnya.

Cara-cara seperti ini juga yang sudah dicontohkan oleh Presiden Jokowi dan Prabowo pasca Pilpres 2019. Oleh karena itu, tradisi sportifitas sangat dibutuhkan.

"Elite politik tidak boleh lelah untuk terus meng-edukasi masyarakat, bahwa kontestasi elektoral dalam pilpres ini bukan pertarungan hidup dan mati, keterbelahan publik dalam pilpres tidak boleh berlanjut mengganggu persatuan membangun bangsa bersama," terangnya.

Baca Juga: Pertemuan Nasdem-PKS Dinilai sebagai Sindiran Halus ke Gerindra

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya