GROBOGAN - Sebuah truk terguling tepat di samping palang pintu perlintasan kereta di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat tadi malam. Kecelakaan tunggal ini tak pelak membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan panjang hingga delapan kilometer.
Proses evakuasi kendaraan sendiri baru rampung pada Sabtu (2/11/2019) dini hari. Truk dengan nomor polisi B 9195 CXR itu ditarik dua truk derek dan satu alat berat. Untungnya tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut.
"Ketika itu, saya mau menuju Pasar Induk Purwodadi. Saat tiba di sini (TKP kecelakaan), jalanan terasa licin dan menanjak," kata sopir truk, Agus Salim, kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Jalan Cepu-Grobogan, Desa Tlogotirto, Kecamatan Gabus, mengutip dari iNews.id.
Truk kemudian terguling akibat sopir kehilangan keseimbangan. Mulanya truk tersebut jatuh di sekitar rel perlintasan. Khawatir disambar kereta melintas, warga sekitar langsung mengevakuasi sopir dan kernet. Mereka lalu mendorong badan truk agar menjauhi rel kereta.
Proses evakuasi berlangsung lama karena jalur lalu lintas di lokasi tersebut sempit. Selain itu, kondisi juga sedang hujan, sehingga petugas dibantu warga harus berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan serupa.
Akibat truk terguling ini, lalu lintas di sana mengalami kemacetan parah. Mereka harus menunggu berjam-jam untuk dapat keluar dari jalan tersebut. Kendaraan roda empat antre sejauh delapan kilometer. Sedangkan pengendara motor banyak yang memilih memutar arah.
"Perjalanan kereta berjalan lancar, tidak ada gangguan meski terjadi kecelakaan ini," kata seorang petugas penjaga palang pintu perlintasan kereta.
(Rizka Diputra)