Diketahui, kepastian majunya Bamsoet dalam perebutan kursi nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu disampaikan oleh Wakil Ketua Koordinator Bidang Kepartaian Partai Golkar, Darul Siska. Loyalis Bamsoet itu menegaskan, bahwa tetap akan maju.
Wakil Ketua DPR RI ini pun enggan menilai, apakah Bamsoet terbukti melanggar kesepakatan dengan Airlangga, yang sebelumnya telah melakukan rekonsiliasi dan memberikan Kursi Ketua MPR kepada Bamsoet.
"Kalau (Bamsoet) melanggar komitmenkan biar masyarakat yang menilai, biar Allah yang melaknat kan gitu," kata dia.
Baca juga: Tokoh Lokal Papua Berpotensi Jadi Kuda Hitam di Munas Golkar
Meski demikian, Azis tak memungkiri bila tak ada pembatasan seseorang kader yang ingin maju sebagai ketum Golkar tau tidak. Apalagi, di dalam AD/ART Partai Golkar membolehkan siapapun kader untuk maju sebagai Ketum.