Karyawan Demo, Pelayanan RSUD Al-Ihsan Bandung Terganggu

CDB Yudistira, Jurnalis
Senin 04 November 2019 14:36 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

BANDUNG - Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat terganggu lantaran para karyawannya melakukan aksi demontrasi, pada Senin (4/11/2019). Mereka menggelar aksi unjuk rasa guna menuntut kejelasan status kepegawaian.

Dari informasi dihimpun, di RSUD Al Ihsan terdapat sekira 998 orang karyawan. Dari jumlah itu, 96 persen atau 910 orang di antaranya berstatus non-aparatur Sipil Negara (ASN) dan persoalan status kepegawaian sudah berlangsung lama.

"Ada empat tuntutan kami, pertama meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelesaikan status pegawai non-PNS yang berkeadilan, penggajian sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hak pesangon dan transparansi dalam open biding Direktur RSUD Al Ihsan defititif," kata Ketua Forum Ikatan Karyawan RSUD Al-Ihsan Ahmad Husaeni.

Baca Juga: Penerimaan CPNS 2019, Kemenaker Buka 416 Formasi


Bila tuntutan yang dilayangkan para karyawan tidak digubris Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, maka mereka akan kembali menggelar demonstrasi ke kantor gubernur di Gedung Sate, Bandung.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) RSUD Al-Ihsan, dr. Undang Komarudin mengaku, tidak bisa melakukan hal strategis untuk mengatasi masalah ini. Ia terganjal dengan status jabatannya bukan definitif.

"Kita tidak boleh melaksanakan kebijakan strategis. Karena Plt ada keterbatasan," katanya saat dihubungi.

Baca Juga: Dipanggil UIN Suska Riau, UAS Kembali Tak Hadir

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya