Surya Paloh Kemungkinan Terpilih Kembali Menjadi Ketum Nasdem

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Selasa 05 November 2019 13:25 WIB
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Partai Nasdem bakal menggelar kongres lima tahunan, untuk melakukan pemilihan Ketua Umum (Ketum), pada Jumat 8 November hingga Senin 11 November 2019.

Ketua DPP Partai Nasdem Taufik Basari menyatakan, berdasarkan pandangan dari berbagai wilayah yang ada saat ini, Surya Paloh akan kembali terpilih menjadi Ketua Umum dalam kongres tersebut.

“Kalau dari pandangan-pandangan yang sekarang beredar di berbagai wilayah, provinsi, termasuk dari DPP ya sepertinya kami masih membutuhkan sosok Surya Paloh untuk memimpin Partai Nasdem ini,” kata Taufik kepada wartawan, Selasa (5/11/2019).

 Baca juga: Nasdem: Bertemu PAN Akhir November, Demokrat Belum Diagendakan

Taufik tak memungkiri, berdasarkan pengelihatannya saat ini Partai Nasdem masih membutuhkan sosok Surya Paloh dalam memimpin partai.

“Kami semua memang masih melihat bahwa kami membutuhkan pak Surya Paloh untuk memimpin Partai Nasdem saat ini, meskipun kami juga persiapkan apa pun,” ujar dia.

 Baca juga: Surya Paloh Bertemu PKS, Jokowi: Mungkin dengan Saya Enggak Begitu Kangen

Kata dia, Surya Paloh sudah menyampaikan kepada kader agar mempersiapkan sistem yang jangka panjang dan memperhitungkan bila tak lagi memimpin partai Nasdem.

“Surya Paloh pun sudah menyampaikan agar kami juga mempersiapkan sistem yang jangka panjang, dengan memperhitungkan apabila pak Surya Paloh sudah tidak lagi memimpin Nasdem. Bukan regenerasi, sistemnya, sistem yang tidak bergantung pada sosok,” tutur dia.

“Kami enggak mau Partai Nasdem ini menjadi partai yang patron, tapi kami bersandar pada sistem. Sistem ini apa pun terjadi ke depan mudah-mudahan kami bisa bertahan sampai akhir zaman,” tambahnya.

Terkait apakah dalam kongres nanti juga akan mengganti jabatan Sekertaris Jenderal Johnny G Plate yang sudah menjadi Menteri Komunikasi dan Informatika, Taufik mengaku belum mengetahuinya.

“Tergantung dari kepengurusan nanti. Kongres itu sebetulnya dia mengusulkan kepada majelis tinggi untuk pilih ketum, kemudian ketum diberikan kewenangan untuk menyusun seluruh kepengurusannya termasuk sekjen dan sebagainya,” pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya