JAKARTA - Produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) membutuhkan sentuhan branding yang sustainable (berkelanjutan) dan masif (merata), agar produknya bisa dikenal luas. Sementara untuk pemasarannya, perlu adanya channel distribution alternative atau jaringan pemasaran alternatif.
Demikian dikatakan pakar dan praktisi branding Arto Biantoro usai menghadap Menkop dan UKM Teten Masduki di Jakarta Kamis (14/11/2019).
"Sebenarnya tahapan pembangunan produk UMKM atau yang saya istilahkan sebagai brand lokal itu sudah ada, istilahnya tinggal dijahit saja untuk dihubungkan dengan ekosistem yang lebih besar," kata Arto.
Hal ini menurut Arto, sebenarnya tidak memerlukan biaya besar, karena tidak harus memulai dari awal seperti pemetaan dan sebagainya. " Tinggal membangun infrastruktur yang bisa menghubungkan dengan ekosistem yang lebih besar, khususnya dalam hal pemasaran," kata Arto yang juga putra seniman Krisbiantoro itu.
Arto mengaku senang bisa memberikan masukan dan berdikusi dengan Menkop dan UKM Teten Masduki dan jajarannya. " Beliau sangat mengerti sekali soal value chain, bagaimana sebuah produk dari awal sampai hilir," ujarnya.