Ibnu menambahkan, banyak kader di Partai Golkar yang terjerat kasus dugaan korupsi, salah satunya Ketua DPD I Yogyakarta yang juga Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti.
"Kita harapkan Munas Golkar bisa Lahirkan Pemimpin yang lebih baik," jelasnya.
Di lain pihak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami informasi aliran dana ke kantong Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan penyidik mendalami informasi mengenai adanya penerimaan lain untuk Eka Safitra dan seorang Wali Kota.
"KPK mendalami informasi terkait dengan dugaan penerimaan lain tersangka EFS (Eka Safitri) dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Wali Kota," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.
Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti pun mengakui jika dirinya telah diperiksa oleh KPK dalam kasus dugaan suap Proyek Rehabilitasi Saluran Air Hujan (SAH) di Kota Yogyakarta.