Lanjut cerita, meski awalnya takut akan kecaman para pengepul lain, Prio berusaha mendistribusikan mangga para petani. Dirinya berniat membantu para petani terutama yang terlilit hutang.
"Alhamdulillah, akhirnya hutang-hutang mereka terbayar. Permintaan makin mengalir meski saya awalnya tidak berniat berjualan. Bahkan ada permintaan dari Toko Tani Center," jelas Prio.
Menanggapi hasil obrolan dan penelusuran selama di Indramayu, Kasubbbag Hukum dan Humas Ditjen Hortikultura, Rico Simanjuntak menilai anjloknya harga bersifat sementara.
"Menurut penelusuran,, terjadinya penurunan harga ini dikarenakan terjadinya panen raya berbarengan di wilayah Kuningan, Cirebon, Majalengka dan Indramayu. Kehadiran Prio ini murni membantu para petani. Sejauh kami mengamati, kondisi sudah membaik. Bahkan harga di Prio mulai merangkak Rp17 ribu per kg, belum termasuk ongkos kirim," jelas Rico. (adv) (Wil)
(Risna Nur Rahayu)