Saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya. Polisi akan segera menggelar konferensi pers terkait penangkapan terduga pelaku penyiraman air keras tersebut pada isang ini
"Nanti akan dirilis," singkatnya.
Sebelumnya, dua siswi SMP diserang pelaku misterius dengan menggunakan air keras. Aksi penyiraman itu terjadi saat kedua korban pulang sekolah, Selas, 5 November 2019.
Akibat aksi teror air keras dari pelaku tak dikenal, korban bernama Aurel mengalami luka bakar di bagian bahu, tangan, dan badan. Aurel tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Kebon Jeruk, Jakarta. Sedangkan, Prameswari, korban lain mengalami luka di bagian tangan.
Baca juga: Pelaku Penyiraman Air Keras 6 Siswi Kembangan Diduga Hanya 1 Orang