Seorang pedagang sayur di Pasar Kemiri Muka, Ridwan (39), mengaku jalan Margonda Raya tidak bisa dipisahkan dari aktivitas masyarakat Depok. Itu karena, menurutnya, jalan tersebut sebagai penentu perputaran uang bagi pelaku usaha kecil.
Baca Juga : Wacana Jalan Margonda Berbayar, Kadishub Depok: Belum Dibicarakan
"Mau ke Jakarta belanja yang dekat lewat Margonda. Kalau dibuat berbayar pasti akan menambah biaya pengeluaran kami juga. Enggak ada hasilnya kita jualan nanti," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)