Dalam pengusutannya, baru diketahui bahwa DA bukanlah korban penculikan sebagaimana informasi yang viral tersebut. Namun, anak di bawah umur tersebut, diduga kabur dari pesantren yang mengasuhnya. Dasep menceritakan, bahwa si anak itu awalnya ingin pulang dan pamit sama ustad, dengan alasan untuk mengambil sarung.
Selanjutnya, anak tersebut keluar dari pondok pesantren. Ketika berdiri dipinggir jalan, dia sambil menangis memberhentikan seorang ibu-ibu yang sedang mengendarai sepeda motor.
Saat ditanya mau kemana? Anak tersebut menjawab mau ke rumah Ibu Pujiati di Desa Purwodadi. Kemudian oleh ibu tersebut anak itu dibawa ke Simpang Desa Purwodadi (Gapura).
Saat ditanyakan alamat kepada seseorang bapak yang bernama Salamun Kodir dan Bapak Ran ditunjukan arah jalan menuju rumah Ibu Pujiati yang beralamat di Jalan Teratai. Kemudian dalam perjalanannya, keduanya sampai di Pasar Purwodadi untuk makan di warung Pecel Lele Lamongan yang berada dekat Kantor Sub Sektor Purwodadi.
Usai makan, kemudian si anak tersebut diantar dan diturunkan di jalan di Simpang Jalan Teratai. Setelah itu, DA bertemu dengan Dodi dan menceritakan kalau dia diculik oleh orang menggunakan mobil Jeep.