Organisasi Farmasi Pemerintah (GPO) berharap panen akan bisa memproduksi satu juta botol minyak ganja, masing-masing berisi lima mililiter pada Februari 2020.
“Universitas akan menjadi pusat di mana orang-orang biasa dapat belajar bagaimana menanam dan menumbuhkan ganja berkualitas baik. Ganja adalah produk yang dapat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat," kata Anutin.
Namun Para ahli budidaya memperingatkan bahwa tidak setiap tanaman yang mencapai kematangan menghasilkan ganja tingkat medis.
Penanam amatir mungkin bisa menghasilkan ganja tingkat rendah. Namun, tanpa meluangkan waktu untuk merawat tanaman dengan baik atau berinvestasi dalam kebutuhan seperti nutrisi dan peralatan penerangan yang tepat, bunga yang dihasilkan berpotensi tidak memenuhi syarat untuk penggunaan medis.
Anutin memperkirakan ganja yang dilegalkan sepenuhnya akan menjadi tanaman yang lebih signifikan dan menguntungkan bagi Thailand daripada beras, tebu, tapioka, karet, atau produk lainnya di negaranya yang sebagian besar merupakan ekonomi agraris.