Hanya saja, menurut dia intruksi tersebut tak ada gunanya jika tak langsung mengecek kelapangan. Karenanya dia mengimbau agar Kadiv Propam Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo dapat mengecek langsung ke lapangan dan meminta Kapolda hingga Kapolres agar badannya tak buncit.
“Bagus sekali ini suratnya Propam, tapi kalau cuma surat enggak ada gunanya pak Sigit. Jadi kami usulkan pak Sigit ke daerah juga ngecek bila perlu badannya seperti ini (Kapolri). Lihat kapolda-kapolda atau Kapolres yang perutnya buncit itu suruh kurusin, jangan cuma soal kemewahan,"ungkap dia.
Tak sampai disitu, Trimedya meminta pihak Polri agar intruksi Presiden Jokowi terhadap Kapolda dan Kapolres agar tak menyusahkan para kepala daerah dengan permintaan proyek. Karena menurutnya, berdasarkan fakta dan data hal itu memang nyata adanya.
"Sehingga bagi gubernur dan kepala daerah Bupati, Wali Kota ada anggaran aparat penegak hukum, bahkan ada alokasi proyek sekian untuk kapolda sekian, kapolres sekian dari total ini," tutur dia.
Oleh sebabnya, Trimedya menginginkan surat edaran tersebut dapat berjalan efektif sampai ke daerah-daerah di seluruh Indonesia.
"Saran kami supaya jelas ininya sehingga dalam rapat-rapat bulan akan datang, Kapolri sudah sampaikan kepada kami apa efektifitas ederan Kabid Propam ini,” imbuh Trimedya.
(Awaludin)