Denny JA mengaku tidak menduga jika genre puisi esai bisa berkembang pesat. Selain menjadi lomba kritik sastra yang diorganisir oleh AGBSI, puisi esai juga menjadi ekspresi diplomasi 10 penyair Indonesia dan Malaysia dalam menggambarkan hubungan dua negara serumpun.
"Bahkan, kini tengah disiapkan naskah 35 film masing-masing berdurasi 50 menit, yang semuanya berdasarkan puisi esai soal local wisdom dari Aceh hingga Papua," imbuhnya.
Ketua AGBSI Jajang Priatna mengatakan lomba kritik sastra dalam vlog baru pertama kali dilakukan. Sebesar Rp112,5 juta total hadiah disiapkan guna menarik minat pelajar guna mengikuti lomba baca puisi ini.
"Ini lomba kritik sastra pertama di Indonesia yang menggunakan video blogging atau vlog," kata dia.
(Khafid Mardiyansyah)