Hindari Pemimpin Otoriter, Masa Jabatan Presiden Tak Perlu Ditambah

Fahreza Rizky, Jurnalis
Selasa 26 November 2019 08:02 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)
Share :

"Pembatasan masa jabatan ini juga menjamin akan regenerasi politik. Jangan sampai iklim regenerasi politik yang sudah baik di Indonesia ini malah mundur. Jokowi itu lahir (dari) proses regenerasi politik. Begitu pula nama-nama seperti Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Erick Thohir, Risma, dan lain-lain," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengatakan pihaknya mendapatkan usulan masa jabatan Presiden ditambah dari dua menjadi tiga periode. Namun pihaknya enggan menanggapi secara lebih lantaran hanya sebatas usulan.

Sementara, PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan tidak pernah menyuarakan wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode dalam amandemen terbatas UUD 1945.

"PDI Perjuangan tidak menyuarakan wacana perpanjangan masa jabatan, karena kami berkomitmen terhadap semangat reformasi, kekuasaan presiden itu dua kali berdasarkan konstitusi," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Sekolah Partai PDIP, Depok, Jabar, Jumat 22 November 2019.

(Qur'anul Hidayat)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya