KOTA MALANG - Banyaknya paham radikal yang mengatasnamakan agama islam begitu disesalkan Wakil Presiden (Wakil Presiden) Republik Indonesia Ma'ruf Amin. Sebagai ulama pihaknya menyatakan tak pernah ada ajaran agama islam yang mengajarkan mengenai kekerasan.
"Banyak dalil radikalisme yang dikaitkan dengan islam. Padahal islam agama sebagai rahmatalilamin, rahmat seluruh semesta alam tapi digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk mencapai tujuan dengan cara-cara kekerasan," ujarnya.
Dirinya juga menegaskan tak ada ajaran agama islam yang menghalalkan kekerasan dan kebencian antar manusia, kebencian terhadap pemerintah, dan kebencian terhadap negara.
"Bagaimana mungkin Islam sebagai agama yang cinta damai digunakan sebagai dalih kekerasan. Membenci pemerintah, membenci negara, bahkan orang lain dan golongan tertentu itu bukan cara - cara Islam," tegas pria kelahiran Tangerang ini.