Namun Ma'ruf Amin tak menafikan bila ada transfer cara pikir yang salah mengenai intoleransi, kekerasan, dan kebencian yang mengatasnamakan ajaran agama islam untuk tujuan tertentu. Oleh karenanya ia meminta umat islam berpartisipasi aktif dan menjadi garda terdepan memerangi radikalisme.
"Umat islam dan NU harus berada di garda terdepan memerangi radikalisme. Keberhasilan ditentukan umat Islam memerangi cara radikal di dalam umat islam sendiri," bebernya.
Pihaknya berkeyakinan tak hanya islam saja, tapi seluruh umat beragama tak menginginkan adanya kekerasan dan kebencian menyebar di tatanan kehidupan ini.
"Sebagai umat beragama sebagai manusia kita harus paham kekerasan dalam bentuk apapun tidak boleh ada dalam tatanan kehidupan kita," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)