KPAI Sayangkan Keputusan SMP di Batam Mutasi Siswa karena Tolak Hormat Bendera

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Kamis 28 November 2019 13:17 WIB
Ilustrasi (Dok Okezone)
Share :

Selain itu, kata Rento, pihaknya mendorong dimaksimalkannya upaya persuatif dan terencana antara Pemda bersama Kementerian Agama melakukan intervensi berbasis keluarga karena agama anak umumnya mengikuti orangtuanya.

"Hal ini untuk mencegah penyebaran keyakinan bahwa mengangkat tangan untuk hormat bendera berbeda dengan menyembah Tuhan Yang Maha Kuasa. Upaya ini juga sekaligus mengedukasi orangtua dan masyarakat untuk menguatkan nilai-nilai kebangsaan," tuturnya.

Baca Juga : Siswa SMP Dikembalikan ke Orangtua karena Tolak Hormat Bendera dan Nyanyi Indonesia Raya

Sekadar diketahui, SMPN 21 Batam mengembalikan dua siswanya kepada orangtua karena tidak mau hormat bendera saat upacara. Diduga kedua siswa tersebut enggan hormat bendera lantaran keyakinannya melakukan hal tersebut.

Pihak SMPN 21 Batam sempat melakukan pendekatan persuasif untuk mencari solusi dari masalah tersebut dengan memanggil orangtua kedua siswa. Namun karena tidak kunjung menemukan mufakat, kedua siswa itu dikembalikan ke orangtuanya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya