Warga Muhammadiyah yang Ikut Reuni 212 Diimbau Tak Bawa Atribut Organisasi

Fahreza Rizky, Jurnalis
Minggu 01 Desember 2019 18:46 WIB
Aksi 212. (Foto : Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dadang Kahmad, berharap warga persyarikatan yang mengikuti Reuni 212 menjaga ketertiban dan keamanan. Ia ingin acara tersebut meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa.

"Kepada anggota Muhammadiyah yang ikut Reuni 212 silakan, tapi jaga ketertiban. Bagaimanapun kita sebagai penganut darul ahdi wa syahadah mengakui tentang NKRI berdasarkan Pancasila. Kita harus merawatnya sebaik mungkin," kata Dadang saat berbincang dengan Okezone, Minggu (1/12/2019).

Dadang berharap warga Muhammadiyah dapat memerlihatkan kepada bangsa Indonesia bahwa Islam berkemajuan dapat memajukan bangsa ini, khususnya melalui ilmu pengetahuan dan modernitas.

"Ya harapannya kita kan sedang merajut kebersamaan. Tidak ada lagi pilar-pilar yang memisahkan antara satu warga bangsa dengan warga bangsa lain. Kita ingin itu terwujud. Oleh karena itu, peliharalah persatuan dan kesatuan bangsa ini," tuturnya.

Dadang mengatakan, Muhammadiyah secara organisatoris tidak terlibat dalam kegiatan Reuni 212. Karena itu, PP Muhammadiyah tidak menyerukan ataupun tidak melarang warganya untuk ikut dalam acara tahunan tersebut.


Baca Juga : Panitia Pastikan Persiapan Reuni 212 Sudah Rampung

Namun, warga Muhammadiyah diimbau tidak membawa atribut organisasi ketika mengikuti acara Reuni 212 itu. "Tidak diperbolehkan karena kita secara organisasi tidak ikut. Karena itu, tidak usah bawa atribut, sebagai individu saja," ucap Dadang.

Baca Juga : Habib Rizieq Tidak Akan Beri Ceramah dalam Reuni 212 di Monas

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya