Keduanya-pun hanya bertemu sekali dalam setahun, namun tetap menjalin komunikasi via sosial media, dan bersepakat untuk menjalin asmara yang dibuktikan dengan berlangsungnya pernikahan.
"Saya tertarik dengan gadis Jerman karena dia ramah sama saya, baik diajak ngomong terus cantik juga," ungkapnya sembari sumringah.
"Saya bisa bahasa Jerman karena belajar dari kampus, terus bekerja di perusahaan Jerman sampai menikah dengan gadis Jerman sekitar dua tahun, berkenalan bertemu hanya sekali setiap tahun," ungkapnya.
Sementara itu, Lena lebih dulu mengucapkan dua kalimat syahadat pada Jumat 29 November 2019 di Masjid Al-Markaz Al-Islami Maros. Namanya sekarang berganti menjadi ST Lena Muslimah. Ia juga merasa kagum dengan keberagaman budaya dan adat istiadat di Sulsel, terlebih dengan warga yang ramah dan kerapkali memintanya untuk berswafoto.
(Awaludin)