Sebagai ASN, menurut Gani, tidak ada pembatasan hak untuk mengeluarkan pendapat, namun ASN harus sadar diri pada saat kita terikat dalam suatu organisasi ada aturan yang membatasi, itu konsekuensi logis.
“Mengeluarkan pendapat itu kalau memang sekiranya perlu disampaikan ya sampaikan, namun dengan cara yang etis. Kalau cara penyampaian kita sesuai etika, orang ngga akan tersinggung,” paparnya.
ASN dan ujaran kebencian diakui Gani menjadi fokus perhatian utama pemerintah pusat saat ini. Karena menurutnya ini adalah salah satu tindakan preventif. Menurutnya, dari hal yang kecil harus diantisipasi jangan sampai menjadi hal yang besar akan sulit mengobatinya karena sudah mengakar. Pihaknya menaruh perhatian besar pada hal ini, saling mengingatkan dari level pimpinan hingga terus ke bawah, agar menyelenggarakan pemerintahan ini dengan sejuk.
Gani lebih lanjut memberikan tips untuk ASN dalam bermedsos. “Bijak, saring sebelum sharing, dan kalau memang ada yang perlu dikritik sampaikan dengan cara-cara yang etis dan pantas. Jika tidak, lebih baik simpan saja dalam hati,” tutupnya.
(cm)
(Fahmi Firdaus )