Posisi Kabareskrim hampir satu bulan lebih kosong setelah ditinggal Idham Azis yang diangkat menjadi Kapolri.
Selain itu, dalam surat telegram itu juga merotasi jabatan dari Komjen Firli dari posisi Kabarhakam menjadi Analis Kebijakan Utama Barhakam Polri.
Baca Juga : Heboh Bupati Karanganyar Ingin Beli Mobil Dinas Rubicon, Ini Reaksi Ganjar
Menurut Dedi, mutasi dan rotasi jabatan di internal Polri adalah hal yang biasa. Pasalnya, hal itu untuk pengoptimalan kinerja masing-masing personel Korps Bhayangkara.
"Mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri sebagai meritokrasi, regenerasi, tour of area dan dalam rangka mengoptimalkan kinerja organisasi," tutup Dedi.
(Angkasa Yudhistira)