Mengenal Putri Solo, 'Si Cantik' Pembela Kaum Difabel

Taufik Budi, Jurnalis
Kamis 12 Desember 2019 11:34 WIB
Sosok RR Mayyasari Gondhodiwiro, Putri Solo Pembela Kaum Disabilitas (foto: iNews/Taufik Budi)
Share :

Perempuan yang tengah menempuh program pendidikan doktoral di Universitas Diponegoro (Undip) ini menyampaikan, selalu menekankan anak-anak untuk menghargai perbedaan. Panti asuhan yang menjadi tempat tinggal mereka bisa menjadi potret kecil keragaman di Tanah Air.

“Meski pemilik panti itu Nasrani, tapi mereka jga welcome terhadap yang beragama Islam, Hindu, Budha. Selain ada gereja kecil dip anti, ada pula musala di lantai atas. Jadi yang anak-anak yang beragama Islam tetap bisa salat dan mengaji,” beber dia.

Baca Juga: 5 Aktivis yang Perjuangkan Hak-Hak Disabilitas, Siapa Saja?

Sosok RR Mayyasari Gondhodiwiryo, Putri Solo Pembela Kaum Difabel (foto: iNews/Taufik Budi)

Mayya mengaku harus pintar-pintar menjalin komunikasi dengan anak-anak di panti agar pesan yang disampaikan mudah diterima. Apalagi, penghuni panti terdiri beragam usia dan karakter, termasuk penyandang difabel.

“Mereka ini dengan keadaan yang berbeda-beda, yaitu keadaan psikologis, berkebutuhan khusus, tidak memiliki organ tubuh yang lengkap, ada yang sedikit terbelakang mental. Itu kita terapi satu-persatu. Walaupun komunikasinya susah tapi kalau kita menggunakan body language, bahasa hati dan tubuh, mereka akan cepat mengerti,” tandas perempuan yang pernah mengecap pendidikan model itu.

“Kita tanamkan Ketuhanan yang Maha Esa, dan saya kenal kan juga Pancasila. Kita harus toleransi, harus rendah hati, saling menghargai teman-teman, menyayangi teman-teman dan saling menolong. Itulah Pancasila. Bukan hanya hafal bunyinya, tapi mengerti makna dan diwujudkan dalam perbuatan,” ucap dia menutup pembicaraan.

(Fiddy Anggriawan )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya